Sekali lagi aku malu dengan temen-temenku. Suatu pagi aku berangkat dengan riang gembira ke bandung, dengan gembira pula aku mengirim sms: on bandung, ke nomor 777, nggak lama setelah masuk tol simatupang menuju ke bandung.
beberapa lama kemudian… sms delivered.
beberapa lama kemudian… 1 new message.
isinya: maaf anda belum bisa menikmati fasilitas combo karena tidak ada nomor bandung yg tersedia. (exactly bagaimana tulisannya aku rada lupa karena lgs aku delete, karena takut ketauan teman sebelah kalo flexy ancur)
siang hari…
1 new message… “woi combo lu brapa? gw no nelp”
kirim sms dari gsm, “flexi gk dapet nomor euy”
1 new message… “maksutnye?”
aku nggak kirim sms ke nomor itu lagi hari itu… males nerangin.
Aku jadi bingung dengan kebiasaan sebagian temen-temenku: my gsm number: kan ada combo? lha nek (kalo) gak dapet jatah combo gmn? gk bisa berkomunikasi????
Menyusuli iklan speedy yang heboh dengan kata-kata “konten lebih hebat” itu, sekian dari kita, telkom-ers, dibuat menoleh ke titik yang sama, yaitu, konten apa yang harus kita berikan ke pelanggan speedy? loh kok?
Kenapa nggak jauh-jauh haru sebelum iklan itu tayang? atau jauh-jauh hari sebelum iklan itu disetujui? Apakah yang menyetujui iklan itu tahu apakah maksud dari konten hebat itu? apakah yangmenyetujui iklan itu saat ini tidak ingin melakukan klarifikasi (dengan jalan apapun, misalnya bikin iklan kembali, atau beli licence konten) mengenai kata-kta konten hebat yang menjadi heboh itu?
Akhirnya semua (gak semua sih, cuma yang tau apa itu arti iklan itu, iklan itu kan gk semua orang bisa mencernanya) pada menggali, selama ini konten yang sudah ada apa saja, dan bagaimana secara cepat merevitalisasinya, hehehe. Apa harus selalu seperti ini?
Merencanakan konten, tidak semudah membuat justifikasi. Justifikasi aja belom tentu dapat langsung disetujui, lah ini bikin konten. Konten yang jelas-jelas menguntungkan saja nggak dipedulikan, apalagi yang sekarang dikais-kais, malah mungkin jadi cost center? bagaimana kita berbisnis konten?
Kebingungan terjadi pada saat kastemer Speedy melihat promo baru Speedy. Iklan baru, Tagline baru, public figure baru, bandwidth baru. Iklan yang entah sampai sekarang belom ketahuan maksudnya apa, yaitu akses lebih cepat dengankonten lebih hebat. Banyak pelanggan dan calon pelanggan serta yang bukan pelanggan, yang kebetulan kenal saya, menanyakan, apa saja konten hebat yang dapat diakses dengan Speedy?
Tapi pertanyaan ini tinggal pertanyaan. Ada pihak yang mengharapkan bahwa iklan dengan kata-kata tersebut disusul dengan iklan sambungan (seperti iklan Ponds yang bersambung-sambungan beberapa waktu yang lalu yang cukup menarik dan ditunggu-tunggu), tapi hingga kini publik hanya bisa menunggu-nunggu saja, apa konten hebat dari speedy itu.
Padahal misalnya dibuat aja iklan lanjutannya, bahwa dengan bandwidth yang baru, pelanggan speedy sudah tidak ragu-ragu lagi untuk buka YouTube, karena akan semakin hebat YouTube dengan mengunakan speedy, lebih cepet gitu loh bufferingnya. Atau dengan Speedy, main game bisa lebih nyaman tanpa lemot dan patah2 seperti isp lain. Apa susahnya sih bikin begitu?
Tapi memang tidak bisa dipungkiri, Telkom masih setengah ancang-ancang untuk berbisnis konten. Ancang-ancang jadi atau nggak jadi. tapi sedihnya, mengapa harus ada kata-kata itu di iklan speedy yang segede gambreng itu? sebagai member unit konten, kadang-kadang pusing dibuatnya, dengan pertanyaan dari sekian mitra dan calon mitra, tentang: apa sih konten hebat yang akan muncul? (kata2 “akan” menunjukkan bahwa sentimen positif masih ada di benak publik, mereka masih berharap ada kejutan baru di sisi konten dari Telkom).
Paling akhirnya punlik hanya berfikir, wah sesuai dengan iklan speedy, kecepatan baru (gambar mobil) dan konten baru si Carissa Puteri? hihihihi…